Antara Gila dan Waras

Pernahkan anda melihat orang gila?. Dimana dia sekarang?. Apa yang sering dilakukannya?. Aneh atau biasa. Ketika pertanyaan ini saya suguhkan kepada anda, maka anda akan membayangkan bahwa orang gila itu bajunya compang-camping, kotor, tidak terurus, gak pernah mandi dan seribu kriteria lainnya yang akan anda sebutkan.

Saya khawatir, jangan-jangan kita juga termasuk orang gila???. Coba tanyakan diri kita, apakah kita gila atau masih waras?. jawab dengan hati, jangan anda berteriak, karena akan mengganggu teman anda yang disamping ya. hehe

Tahukan anda bahwa ketika kita ingin menentukan seseorang itu gila atau waras, minimal ada 3 kriteria:

1. Sadar

Sadar merupakan salah satu alasan untuk mengatakan seseorang itu waras. Jika kita tidak sadar maka kita termasuk dalam golongan orang gila. Contoh: “Anda seorang muslim, ketika azan berkumandang di mesjid apakah anda langsung memenuhi panggilan azan atau tidak?. Kalau anda sibuk dengan pekerjaan anda, sehingga secara tidak langsung membuat anda tidak sadar bahwa anda seorang muslim. Maka anda termasuk dalam ketegori “Gila”. Hati-hati ya,,ehheh

2. Sesuai

Orang gila biasanya apapun yang dilakukan pasti bertentangan dengan kenyataannya alias tidak sesuai. Dia tidak malu dengan baju compang-campingnya, tidak pakai baju ditempat-tempat umum dll.

Sekarang giliran anda. Anda seorang muslim, apakah anda masih menggunakan pakaian ke pasar untuk shalat?. Apakah anda masih menggunakan pakaian tidur untuk ke kampus, tempat kerja anda atau kemanapun itu? hehe

3. Bermanfaat

Apakah anda bermanfaat bagi orang yang berada di sekitar anda?. Kalau tidak berarti anda termasuk dalam kategori orang gila. Kenapa? Tidak ada satupun orang gila yang bermanfaat bagi orang lain kecuali orang waras.

Sekarang apakah ketiga kriteria itu anda miliki?. Kalau tidak anda harus segera introspeksi diri.

Iklan